ASKEP ABORTUS INKOMPLIT PDF

Thank you for interesting in our services. We are a non-profit group that run this website to share documents. We need your help to maintenance this website. Please help us to share our service with your friends. Share Embed Donate.

Author:Akigore Mugul
Country:Bahamas
Language:English (Spanish)
Genre:Personal Growth
Published (Last):12 April 2005
Pages:342
PDF File Size:4.87 Mb
ePub File Size:7.63 Mb
ISBN:367-6-73664-635-8
Downloads:5077
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Morg



Thank you for interesting in our services. We are a non-profit group that run this website to share documents. We need your help to maintenance this website. Please help us to share our service with your friends. Share Embed Donate. Kepala Ruang ………………………….. DEFINISI Abortus adalah ancaman atau pengeluaran hasil konsepsi pada usia kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari gram, sebelum janin mampu hidup diluar kandungan Nugroho, Pada bulan pertama kehamilan yang mengalami abortus, hampir selalu didahului dengan matinya janin dalam Rahim Manuaba, Abortus inkomplit adalah perdarahan pada kehamilan muda dimana sebagaian dari hasil konsepsi telah keluar dari kavum uteri melalui kanalis servikal yang tertinggal pada desidua atau plasenta Ai Yeyeh, Pada USG didapatkan endometrium yang tipis dan irreguler Dr.

Hakim, Phd, keadaan darurat ginekologi umum. Abortus inkompletus yaitu pengeluaran produk konsepsi secara spontan sebelum minggu ke 24 kehamilan lebih sering terjadi minggu ke , lebih jarang trimester II karena mungkin etiologinya berbeda.

Faktor kromosom: Gangguan terjadi sejak semula pertemuan kromosom, termasuk kromosorn seks. Faktor lingkungan endometritum. Endometrium belum siap untuk menerima implasi hasil konsepsi. Gizi ibu kurang karena anemia atau terlalu pendek jarak kehamilan. Pengaruh luar a. Infeksi endometrium, endometrium tidak siap menerima hasil konsepsi. Kelainan pada plasenta a. Infeksi pada plasenta dengan berbagai sebab, sehingga palsenta tidak dapat berfungsi.

Gangguan pembuluh darah palsenta, diantaranya pada diabetes melitus. Hipertensi menyebabkan gangguan sehingga menimbulkan keguguran. Penyakit ibu. Penyakit infeksi seperti pneumonia, tifus abdominalis, malaria, sifilis. Anemia ibu melalui gangguan nutrisi dan peredaran O 2 menuju sirkulasi retroplasenter. Penyakit menahun ibu seperti hipertensi, penyakit ginjal, penyakit hati, penyakit diabetes melitus. Kelainan yang terdapat dalam rahim Rahim merupakan tempat tumbuh kembangnya janin dijumpai keadaan abnormal dalam bentuk mioma uteri, uterus arkatus, uterus septus, retrofleksi uteri, serviks inkompeten, bekas operasi pada serviks konisasi, amputasi serviks , robekan serviks postpartum.

Faktor antibody autoimun, terutama : Antibody antiphosfolipid : a. Gangguan sirkulasi dan nutrisi menuju janin dan diikuti abortus c. Antibody anticardiolipin, dalam lupus anticoagulant LAC d.

Menghalangi terbentuknya jantung janin sehingga akan menyebabkan abortus. Hal tersebut menyebabkan hasil konsepsi terlepas sebagian atau seluruhnya, sehingga merupakan benda asing dalam uterus. Pada kehamilan kurang dari 8 minggu hasil konsepsi itu biasanya dikeluarkan seluruhnya karena villi korialis belum menembus desidua secara mendalam. Pada kehamilan antara 8 sampai 14 minggu villi korialis menembus desidua lebih dalam, sehingga umumnya plasenta tidak dilepaskan sempurna yang dapat menyebabkan banyak perdarahan.

Perdarahan tidak banyak jika plasenta segera terlepas dengan lengkap. Apabila mudigah yang mati tidak dikeluarkan dalam waktu yang cepat maka ia dapat diliputi oleh lapisan bekuan darah, isi uterus dinamakan mola kruenta. Bentuk ini menjadi mola karnosa apaila pigmen darah telah diserap dan dalam sisanya terjadi organisasi sehingga semuanya tampak seperti daging. Prawirohardjo, Abortus spontaneous yaitu abortus yang terjadi de ngan tidak didahului faktor-faktor mekanis atau medisinalis, tetapi karena faktor alamiah.

Aspek klinis abortus spontaneus meliputi: a. Abortus Imminens. Abortus Imminens adalah peristiwa terjadinya perdarahan dari uterus pada kehamilan sebelum 20 minggu, dimana hasil konsepsi masih dalam uterus, dan tanpa adanya dilatasi serviks.

Kadang-kadang terjadi perdarahan ringan selama beberapa minggu. Abortus insipiens Abortus Insipiens adalah peristiwa perdarahan uterus pada kehamilan sebelum 20 minggu dengan adanya dilatasi serviks uteri yang meningkat tetapi hasil konsepsi masih dalam uterus. Abortus inkompletus Pengeluaran sebagian hasil konsepsi pada kehamilan sebelum 20 minggu dengan masih ada sisa tertinggal dalam uterus.

Apabila plasenta seluruhnya atau sebagian tertahan di uterus, cepat atau lambat akan terjadi perdarahan yang merupakan tanda utama abortus inkompletus. Abortus kompletus Pada abortus kompletus semua hasil konsepsi sudah dikeluarkan. Pada penderita ditemukan perdarahan sedikit, ostium uteri telah menutup, dan uterus sudah banyak mengecil.

Diagnosis dapat dipermudah apabila hasil konsepsi dapat diperiksa dan dapat dinyatakan bahwa semuanya sudah keluar dengan le ngkap. Abortus Servikalis Pada abortus servikalis keluarnya hasil konsepsi dari uterus dihalangi oleh ostium uteri eksternum yang tidak membuka, sehingga semuanya terkumpul dalam kanalis servikalis dan serviks uteri menjadi besar, kurang lebih bundar, dengan dinding menipis.

Pada pemeriksaan ditemukan serviks membesar dan di atas ostium uteri eksternum teraba jaringan. Terapi terdiri atas dilatasi serviks dengan busi Hegar dan kerokan untuk mengeluarkan hasil konsepsi dari kanalis servikalis. Missed Abortion Missed abortion adalah kematian janin berusia sebelum 20 minggu, tetapi janin yang telah mati itu tidak dikeluarkan selama 8 minggu atau lebih. Etiologi missed abortion tidak diketahui, tetapi diduga pengaruh hormone progesterone. Abortus Habitualis Abortus habitualis adalah abortus spontan yang terjadi 3 kali atau lebih berturut turut.

Pada umumnya penderita tidak sukar menjadi hamil, tetapi kehamilannya berakhir sebelum 28 minggu 2. Abortus provokatus abortus yang sengaja dibuat yaitu menghentikan kehamilan sebelum janin dapat hidup di luar tubuh ibu. Abortus ini terbagi menjadi dua yaitu : a. Terlambat haid atau amenorhe kurang dari 20 minggu 2. Perdarahan memanjang, sampai terjadi keadaan anemis 3. Perdarahan mendadak banyak menimbulkan keadaan gawat 4. Terjadi infeksi dengan ditandai suhu tinggi 5.

Gejala lain dari abortus incomplit antara lain: 1. Rasa mules kontraksi tambah hebat. Ostium uteri eksternum atau serviks terbuka. Perdarahan tidak akan berhenti sebelum sisa janin dikeluarkan dapat menyebabkan syok Maryunani, Inspeksi vulva a.

Adakah disertai bekuan darah c. Adakah jaringan yang keluar utuh atau sebagian d. Adakah tercium bau busuk dari vulva 2. Pemeriksaan dalam speculum a.

Apakah tampak jaringan keluar ostium d. Pemeriksaan dalam a. Apakah teraba jaringan dalam cavum uteri c. Apakah besar uterus sesuai, lebih besar atau lebih kecil dari usia kehamilan d. Adakah nyeri pada saat porsio digoyang e. Adakah rasa nyeri pada perabaan f. Adakah terasa tumor atau tidak g. Apakah cavum douglasi menonjol, nyeri atau tidak Pemeriksaan kadar Hb, golongan darah dan uji padanan silang crossmatch 1.

Temukan dan hentikan segera sumber perdarahan 3. Kuretase dapat dilakukan untuk mengeluarkan sisa hasil konsepsi dalam uterus Sebelum dilakukan kuretase, biasanya pasien akan diberikan obat anestesi dibius secara total dengan jangka waktu singkat, sekitar jam.

Setelah pasien terbius, barulah proses kuretase dilakukan. Ketika melakukan kuret, ada 2 pilihan alat bantu bagi dokter. Alat kuretase baik sendok maupun selang dimasukkan ke dalam rahim lewat vagina. Bila menggunakan sendok, dinding rahim akan dikerok dengan cara melingkar searah jarum jam sampai bersih.

Langkah ini harus dilakukan dengan saksama supaya tak ada sisa jaringan yang tertinggal. Sedikit berbeda dengan selang, bukan dikerok melainkan disedot secara melingkar searah jarum jam. Umumnya kuret memakan waktu sekitar menit Fajar, Lakukan penilaian awal untuk menentukan kondisi pasien gawat darurat, komplikasi berat atau masih cukup stabil 3. Pada kondisi gawat darurat, segera upayakan stabilisasi pasien sebelum melakukan tindakan lanjutan yindakan medic atau rujukan 4.

Penilaian medic untuk menentukan kelaikan tindakan di fasilitas kesehatan setempat atau dirujuk kerumah sakit. Gunakan jarum infuse besar 16G atau lebih besar dan berikan tetesan cepat ml dalam 2 jam pertama larutan garam fisiologis atau Ringer Penatalaksanaan berdasarkan jenis abortus abortus inkomplitus 1.

Bila disertai syok karena perdarahan segera pasang infuse dengan cairan NaCl fisiologis atau cairan Ringer Laktat, bila perlu disusul dengan transfuse darah 2. Setelah syok teratasi, lakukan kerokan 3. Pasca tindakan berikan injeksi metal ergometrin maleat intra muscular untuk mempertahankam kontraksi otot uterus 4.

Melakukan vulva hygiene untuk mengurangi terjadinya infeksi pada area vagina minimal 2x sehari 2. Menganjurkan pasien istirahat yang cukup 3. Menjelaskan kepada klien tentang penyebab abortus dan penaganan terhadap abortus 4. Monitor intake dan output cairan klien I.

FANTOMAS SOUVESTRE PDF

Abortus William

Recommend Documents. Abortus habitualis Full description. Makalah-Abortus Makalah-AbortusDeskripsi lengkap. Makalah abortus makalah abortusFull description. Makalah abortus.

IMMUNOLOGY FIFTH EDITION RICHARD GOLDSBY PDF

ppt abortus gani

Transgenic proteins in agricultural biotechnology: The toxicology forum 40th annual summer meetingsuch as Golden Rice. C6X series jaw crusher. JC series jaw crusher. Jaw crusher.

AMMA PEDDAMMA PDF

abortus imminens..sragen

This document was uploaded by user and they confirmed that they have the permission to share it. If you are author or own the copyright of this book, please report to us by using this DMCA report form. Report DMCA. Home current Explore. Words: 3, Pages:

Related Articles