MAKALAH DISLEKSIA PDF

This document was uploaded by user and they confirmed that they have the permission to share it. If you are author or own the copyright of this book, please report to us by using this DMCA report form. Report DMCA. Home current Explore.

Author:Zolora Faekus
Country:Latvia
Language:English (Spanish)
Genre:Finance
Published (Last):2 December 2011
Pages:210
PDF File Size:18.37 Mb
ePub File Size:5.13 Mb
ISBN:938-1-65563-745-4
Downloads:59878
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Maumi



This document was uploaded by user and they confirmed that they have the permission to share it. If you are author or own the copyright of this book, please report to us by using this DMCA report form.

Report DMCA. Home current Explore. Words: 2, Pages: Preview Full text. Disleksia bukan disebabkan oleh kurangnya motivasi belajar, kerusakan indera, atau kondisi lingkungan. Disleksia disebabkan karena adanya gangguan pada sistem syaraf pusat yang memengaruhi persepsi visual anak terhadap objek huruf, angka, atau kata. Anak dengan disleksia mengalami kesulitan dalam membaca, menulis, mengeja, menyimak, dan berhitung. Gangguan ini lebih sering ditemukan pada anak laki-laki dibandingkan anak perempuan, namun biasanya ganguan ini kurang dikenali pada anak perempuan.

Disleksia cenderung menurun dalam keluarga. Hal ini tergantung, sebagian atau seberapa besar tingkat keparahan dari kesulitan belajar dan keberhasilan dari metode pembelajaran alternatif. Pada beberapa orang dengan disleksia dapat mengalami masalah dengan membaca dan mengeja, sementara yang lain berjuang untuk menulis bisa dari kiri ke kanan atau sebaliknya.

Beberapa anak menunjukkan sedikit tanda-tanda kesulitan pada awal membaca dan menulis. Tapi kemudian, mereka mungkin mengalami kendala pada keterampilan bahasa yang kompleks, seperti tata bahasa, pemahaman bacaan dan penulisan yang lebih mendalam. Tujuan Tujuan yang diharapkan dapat dicapai dari penyusunan makalah ini adalah sebagai berikut: 1.

Menginformasikan kepada para orang tua di poliklinik Ilmu Kesehatan Anak tentang disleksia. Menginformasikan kepada para orang tua di poliklinik Ilmu Kesehatan Anak tentang cara terapi untuk disleksia. Manfaat Manfaat yang dapat diberikan dari penyusunan makalah ini adalah sebagai berikut: 1.

Memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat, khususnya orang tua mengenai disleksia. Memberikan pengetahuan, wawasan, dan keterampilan kepada penulis mengenai disleksia. Definisi Disleksia adalah hilangnya kemampuan untuk membaca dan menulis.

Hilangnya kemampuan untuk membaca disebut Aleksia dan hilangnya kemampuan untuk menulis disebut Agrafia. Disleksia merupakan sebuah kondisi ketidakmampuan belajar pada seseorang yang disebabkan oleh kesulitan dalam melakukan aktivitas membaca dan menulis. Gangguan ini bukan bentuk dari ketidakmampuan fisik, seperti masalah penglihatan, tetapi mengarah pada otak yang telah mengolah dan memproses informasi yang sedang dibaca.

Etiologi Disleksia Penyebab disleksia itu bisa dikelompokkan menjadi tiga kategori faktor utama, yaitu faktor pendidikan, psikologis, dan biologis, namun penyebab utamanya adalah otak.

Faktor-faktor tersebut antara lain:4 1. Contoh, Jika anak dalam tahap belum bisa membedakan huruf-huruf yang mirip seperti b dan d, maka cara pengajaran yang perlu dilakukan adalah mempelajari hurufnya satu per satu.

Misalnya fokuskan pengajaran kali ini pada huruf b. Tulislah huruf b dalam ukuran yang besar kemudian mintalah anak untuk mengucapkan sembari tangannya mengikuti alur huruf b atau membuat kode tertentu oleh tangan.

Anak dilatih terus menerus sampai ia bisa menguasainya, setelah itu mulailah beranjak ke huruf d. Mereka berpikir bahwa metode fonetik, yang mengajarkan anak nama-nama huruf berdasarkan bunyinya, memberikan fondasi yang baik untuk membaca. Mereka mengklaim bahwa anak yang belajar membaca dengan metode fonetik akan lebih mudah dalam mempelajari kata-kata baru.

Dan untuk mengenali kata-kata asing secara tertulis sebagaimana mereka mengeja tulisan kata itu setelah mendengar pelafalannya. Dengan menggunakan kedua metode tersebut, selain mengenali kata sebagai satu 3 kesatuan unit anak pun akan belajar cara menerapkan aturan fonetik pada kata- kata baru.

Faktor Psikologis Beberapa periset memasukkan disleksia ke dalam gangguan psikologis atau emosional sebagai akibat dari tindakan kurang disiplin, tidak memiliki orangtua, sering pindah sekolah, kurangnya kerja sama dengan guru, atau penyebab lain.

Memang, anak yang kurang ceria, sedang marah-marah, atau memiliki hubungan yang kurang baik dengan orangtua atau dengan anak lain kemungkinan memiliki masalah belajar. Stress mungkin juga mengakibatkan disleksia, namun yang jelas stress dapat memperburuk masalah belajar. Faktor Biologis Sejumlah peneliti meyakini bahwa disleksia merupakan akibat dari penyimpangan fungsi bagian-bagian tertentu dari otak.

Diyakini bahwa area-area tertentu dari otak anak disleksia perkembangannya lebih lambat dibanding anak-anak normal. Di samping itu kematangan otaknya pun lambat.

Teori memang dulu banyak diperdebatkan, namun bukti-bukti mutakhir mengindikasikan bahwa teori itu memiliki validitas.

Teori lainnya menyatakan bahwa disleksia disebabkan oleh gangguan pada struktur otak. Beberapa peneliti menerima bahwa teori ini masih diyakini sampai saat diadakan penelitian penelaahan otak manusia disleksia yang meninggal.

Penelaahan otak ini telah menyingkap karakteristik perkembangan otak. Dari situ diperoleh gambaran bahwa gangguan struktur otak mungkin mengakibatkan sejumlah kasus penting disleksia berat. Faktor genetik juga diperkirakan turut berperan.

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa 50 persen atau lebih anak disleksia memiliki riwayat orangtua yang disleksia atau gangguan lain yang berkaitan. Ternyata, lebih banyak anak laki-laki yang disleksia daripada anak perempuan. Kecelekaan Gangguan kemampuan membaca atau mengenali huruf serta simbol huruf akibat kerusakan saraf otak atau selaput otak, sehingga otak kiri korteks oksipital bagian belakang terganggu.

Kerusakan ini disebabkan infeksi atau kecelakaan. Karena kerusakan ini, otak tidak berfungsi mengenali semua citra image yang ditangkap indra penglihatan karena ada gangguan sambungan otak kiri dan kanan. Ada yang berpendapat gangguan itu disebut disleksia, ada juga yang berpendapat gangguan itu disebut aleksia.

Gejala Klinis Disleksia Gejala Disleksia bisa sulit untuk dikenali sebelum anak Anda masuk sekolah, tetapi beberapa petunjuk awal mungkin menunjukkan adanya masalah. Setelah anak Anda mencapai usia sekolah, guru anak Anda mungkin menjadi yang pertama untuk melihat masalah. Kondisi ini sering menjadi jelas saat seorang anak mulai belajar membaca. Sebelum Sekolah a. Terlambat berbicara b. Lambat dalam belajar kata-kata baru c. Kesulita berima 2. Usia Sekolah Setelah anak anda masuk sekolah, tanda dan gejala disleksia mungkin menjadi lebih jelas, termasuk: a.

Keahliahan membaca pada tingkat jauh di bawah tingkat yang diharapkan untuk usia anak Anda b. Kesulitan dalam memproses dan memahami apa yang dia dengar c. Kesulitan memahami instruksi yang cepat d. Kesulitan mengikuti lebih dari satu perintah pada waktu yang bersamaan e. Kesulitan mengingat urutan kejadian suatu hal f.

Kesulitan melihat dan kadang-kadang mendengar persamaan dan perbedaan dalam huruf dan kata g. Ketidakmampuan untuk menjajaki pengucapan sebuah kata asing h. Melihat huruf atau kata-kata secara terbalik "b" untuk "d" atau "melihat" untuk "adalah," misalnya - ini adalah umum pada anak-anak, tetapi akan lebih terasa pada anak-anak dengan disleksia i. Kesulitan belajar bahasa asing 3. Remaja dan Dewasa Gejala Disleksia pada remaja dan orang dewasa adalah sama dengan yang pada anak-anak.

Meskipun intervensi awal akan bermanfaat untuk pengobatan disleksia, tidak pernah terlalu terlambat untuk mencari bantuan untuk disleksia. Beberapa gejala disleksia umum pada remaja dan orang dewasa meliputi: a. Kesulitan memahami lelucon atau idiom 5 c. Kesulitan dalam mengatur waktu e. Kesulitan meringkas cerita f. Kesulitan belajar bahasa asing g. Kebanyakan anak sudah siap untuk belajar membaca saat TK atau kelas satu, tetapi anak-anak dengan disleksia sering tidak dapat memahami dasar-dasar membaca pada saat itu.

Ketika disleksia tidak terdiagnosis dan tidak diobati, kesulitan membaca anak terus terjadi walaupun pada usia dewasa. Diagnosis Disleksia Orang-orang dengan disleksia biasanya mencari cara untuk mengatasi gangguan yang dialaminya, sehingga tidak ada orang yang mengetahui bahwa mereka memiliki gangguan. Diagnosa didasarkan dari gejala-gejala yang ada. Selain itu, perlu dilakukan pemeriksaan standar untuk mengukur 6 kemampuan berbahasa, membaca, mengeja, dan menulis, terkadang dilakukan pemeriksaan IQ.

Perlu juga diketahui riwayat perkembangan dan kesehatan anak, serta riwat medis dalam keluarga. Pengobatan Disleksia Disleksia umumnya tidak diobati dengan obat. Disleksia diobati melalui pendidikan, dan diintervensi secara cepat akan semakin baik. Tes psikologi akan membantu guru anak Anda mengembangkan program pengajaran yang sesuai. Komplikasi Disleksia Disleksia dapat menyebabkan sejumlah masalah, termasuk: a. Kesulitan belajar. Karena membaca adalah keterampilan dasar untuk sebagian besar mata pelajaran sekolah, anak yang memiliki disleksia kesulitan pada sebagian besar kelas dan mungkin juga mengalami kesulitan dalam mengikuti rekan-rekannya.

Masalah-masalah sosial. Jika tidak diobati, disleksia dapat menyebabkan rendah diri, masalah perilaku, kecemasan, agresi, dan penarikan diri dari teman, orang tua dan guru. Masalah sebagai orang dewasa. Ketidakmampuan untuk membaca dan memahami sesuatu dapat mencegah anak dari menggali potensi dirinya. Hal ini dapat memiliki konsekuensi pada pendidikan jangka panjang, sosial dan ekonomi.

ADHD dapat menyebabkan kesulitan dalam mempertahankan perhatian, hiperaktif, dan perilaku yang impulsif, yang dapat membuat disleksia sulit untuk mengobati.

Pencegahan Disleksia Pada dasarnya ada berbagai variasi tipe disleksia. Penemuan para ahli memperlihatkan bahwa perbedaan variasi itu begitu nyata, hingga tidak ada satu pola baku atau kriteria yang betul-betul cocok semuanya terhadap ciri-ciri seorang anak disleksia.

Lalu, ada yang punya kemampuan matematis yang baik, tapi ada pula yang parah. Untuk itulah bantuan ahli psikolog sangat diperlukan untuk menemukan pemecahan yang tepat.

HUGO RODRIGUEZ CAPTURA DIGITAL REVELADO RAW PDF

Disleksia Pada Anak

Beberapa anak mengalami gangguan membaca dan menulis. Gangguan itu disebut disleksia yaitu hilangnya kemampuan membaca dan menulis. Kondisi tersebut bukan berbentuk ketidakmampuan fisik melainkan mengarah pada otak yang berfungsi sebagai pengolah dan pemroses informasi. Guru dan Orangtua kurang menyadari kondisi anak yang mengalami gangguan seperti itu. Bila kondisi itu dibiarkan saja maka akan berpengaruh pada tingkat kemampuan membaca dan menulis seseorang. Penyebab disleksia,yakni masalah fonologi yaitu hubungan sistematik antara huruf dan bunyi, masalah mengingat perkataan, masalah penyusunan yang sistematis, masalah ingatan jangka pendek, dan masalah pemahaman sintaksis tata bahasa.

ISO 7176-8 PDF

MAKALAH DISLEKSIA PDF

Referat Disleksia. Disleksia pada anak. Second Language Acquisition SLA refers both to the study of individuals and groups who are learning a language subsequent to learning. Uploaded by. Second languages have also served political functions in times of conquest and empire-building: Explaining why some individuals apparently interact quite successfully with others while developing little or no competence in a common linguistic code requires a closer look at what other strategies are used for communication. Terdapat penelitian ilmiah yang kuat yang membuktikan bahwa masalah pada sistem neurobiological dapat menimbulkan gangguan fonem dan pemenggalan kata.

CABEZA DE VACA CASTAWAYS PDF

Tesis-diakleksia-awie

Referat Disleksia. Disleksia pada anak. Second Language Acquisition SLA refers both to the study of individuals and groups who are learning a language subsequent to learning. Uploaded by. S e cond Language Acquisition SLA refers both to the study of individuals and groups who are learning a language subsequent to learning their first one as young children, and to the process of learning that language. Simptom Disleksia kanak-kanak prasekolah.

Related Articles